ocean, nature, waves

Apa Itu Parallel Structure? Ciri, Rumus, dan Contoh Kalimatnya

Pengertian Parallel Structure

Parallel structure, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai struktur paralel, adalah teknik penulisan yang digunakan untuk menciptakan keselarasan dalam kalimat. Dalam teknik ini, elemen-elemen sejenis dalam sebuah kalimat atau daftar ditulis dengan cara yang konsisten dan seragam. Struktur paralel tidak hanya membuat kalimat lebih mudah dibaca tetapi juga lebih menarik dan efektif.

Ciri-ciri Parallel Structure

Berikut adalah beberapa ciri-ciri dari parallel structure:

1. Konsistensi dalam Bentuk Kata

Struktur paralel memastikan bahwa kata-kata yang digunakan dalam satu kalimat memiliki bentuk yang sama. Misalnya, jika Anda memulai dengan kata kerja bentuk dasar, maka semua kata kerja berikutnya juga harus menggunakan bentuk dasar.

2. Penggunaan Elemen Sejenis

Dalam suatu daftar, semua elemen harus berasal dari kategori yang sama. Misalnya, jika Anda mencantumkan tindakan (verb), maka semua item dalam daftar tersebut harus berupa tindakan.

3. Harmonisasi dalam Panjang Frasa

Frasa-frasa yang digunakan sebaiknya memiliki panjang yang serupa untuk menjaga ritme dan alur kalimat.

4. Memperkuat Pesan

Dengan menggunakan struktur paralel, pesan yang ingin disampaikan menjadi lebih jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.

Mengapa Parallel Structure Penting?

Penggunaan parallel structure dalam penulisan memiliki banyak manfaat:

Memudahkan Pembaca: Kalimat yang menggunakan struktur paralel lebih mudah diikuti dan dipahami.
Meningkatkan Estetika Teks: Kalimat terasa lebih harmonis dan enak didengar.
Menekankan Poin Penting: Dengan menyusun poin-poin secara paralel, penulis dapat menekankan ide-ide kunci.

Baca Juga  Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka: Panduan Lengkap

Rumus Parallel Structure

Untuk menerapkan parallel structure dengan benar, ada beberapa rumus dasar yang dapat diikuti:

1. Kata Kerja

Ketika menulis serangkaian kata kerja dalam satu kalimat:

– Contoh: “Saya suka berlari, berenang, dan bersepeda.”
– Semua kata kerja di atas berada dalam bentuk dasar (infinitive).

2. Frasa Nominal

Saat mencantumkan beberapa frasa nominal (noun phrases):

– Contoh: “Dia membeli apel, jeruk, dan pisang.”
– Semua elemen adalah nama buah.

3. Klausa

Menggunakan klausa dengan struktur paralel:

– Contoh: “Dia ingin pergi ke pantai, bermain pasir, dan menyaksikan matahari terbenam.”
– Semua frasa menggambarkan aktivitas yang ingin dilakukan.

Contoh Penggunaan Parallel Structure

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan parallel structure dalam berbagai konteks:

1. Dalam List atau Daftar

Saat membuat daftar:

Contoh:
markdown<br />
Hal-hal yang perlu dibawa saat berkemah:<br />
- Tenda<br />
- Tidur<br />
- Makanan ringan<br />

Semua item di atas berada dalam bentuk noun (kata benda).

2. Dalam Kalimat Kompleks

Ketika menggabungkan klausa:

Contoh:
“Saya menginginkan pekerjaan yang memberikan tantangan, membantu orang lain, dan mendukung keluarga saya.”
Semua klausa menggambarkan harapan pekerjaan.

3. Dalam Presentasi atau Pidato

Ketika menyampaikan beberapa poin penting:

Contoh:
“Perusahaan kami berkomitmen untuk:
– Meningkatkan kualitas produk,
– Menyediakan layanan pelanggan terbaik,
– Mengurangi dampak lingkungan.”
Setiap poin dimulai dengan kata kerja gerund (verb-ing).

Penerapan Parallel Structure dalam Teks Akademik

Di dunia akademik, penggunaan parallel structure sangat penting untuk menyampaikan argumen secara jelas dan meyakinkan.

Baca Juga  Informasi tentang Beasiswa dan Peluang Studi di Korea

Contoh:
“Dalam penelitian ini kami menemukan bahwa:
1. Metode A meningkatkan hasil belajar,
2. Metode B meningkatkan motivasi siswa,
3. Metode C mengurangi angka ketidakhadiran.”
Penggunaan struktur paralel memperkuat argumen utama penelitian.

Kesalahan Umum dalam Penggunaan Parallel Structure

Meskipun terlihat sederhana, banyak penulis sering melakukan kesalahan saat menerapkan parallel structure:

1. Ketidakcocokan Bentuk Kata

Kesalahan ini terjadi ketika penulis menggunakan bentuk kata yang berbeda pada elemen sejenis.

Salah: “Saya suka membaca buku, menulis artikel, dan berjalan-jalan.”
Benar: “Saya suka membaca buku, menulis artikel, dan bermain basket.”

2. Mengabaikan Elemen Sejenis di Daftar

Ketika menambahkan item ke daftar tetapi tidak menjaga keselarasan kategori.

Salah: “Di pesta ada musik live, makanan lezat, dan banyak orang.”
Benar: “Di pesta ada musik live, makanan lezat, dan permainan menarik.”

Cara Memperbaiki Kesalahan Parallel Structure

Untuk memperbaiki kesalahan pada struktur paralel:

1. Periksa setiap elemen dalam kalimat untuk memastikan bahwa mereka berasal dari kategori yang sama.
2. Gunakan panduan format untuk menyesuaikan bentuk kata agar seragam.
3. Bacalah kembali kalimat setelah ditulis untuk memastikan keselarasan antara elemen-elemen tersebut.

Dengan menerapkan tips ini secara konsisten dengan latihan terus-menerus akan membantu memperbaiki kemampuan penulisan Anda terkait parallel structure.

Penerapan Parallel Structure di Berbagai Bahasa Pemrograman

Tidak hanya di dunia tulis-menulis; konsep struktur paralel juga dapat diterapkan di berbagai bahasa pemrograman sebagai bagian dari pengorganisasian kode agar lebih jelas dan efisien.

Baca Juga  Tempat Kursus IELTS Terbaik di Malang

Misalnya:
“`python

<h1>Tanpa Struktur Paralel<br /></h1>

def proses_data(data):<br />
hasil = []<br />
for item in data:<br />
if valid(item):<br />
hasil.append(transform(item))<br />
return hasil<br />
<br />

<h1>Dengan Struktur Paralel<br /></h1>

def proses_data(data):<br />
return [transform(item) for item in data if valid(item)]<br />
“`

Pada contoh tersebut terlihat bahwa penggunaan list comprehension membuat kode menjadi lebih terstruktur serta mudah dibaca sama seperti prinsip-prinsip pada tulisan menggunakan struktur paralel.

Pentingnya Belajar Struktur Paralel bagi Penulis Pemula

Bagi para penulis pemula atau siapa saja yang ingin meningkatkan keterampilan komunikasi mereka melalui tulisan, memahami prinsip-prinsip parallel structure sangatlah krusial karena alasan-alasan berikut:

1. Membangun Keterampilan Dasar: Memahami bagaimana menyusun kalimat secara efektif adalah kunci untuk mengekspresikan ide dengan baik.
2. Meningkatkan Kejelasan Pesan: Dengan memperhatikan struktur kalimat akan menghasilkan tulisan yang jelas.
3. Menciptakan Kesan Profesional: Tulisan dengan struktur paralel cenderung terlihat lebih profesional sehingga meningkatkan kredibilitas penulis.

Dalam rangka mencapai keterampilan komunikasi tertinggi melalui tulisan, belajar tentang parallel structure adalah langkah awal menuju tulisan berkualitas tinggi!

Dengan demikian kita telah membahas tentang apa itu parallel structure beserta ciri-ciri serta contohnya secara mendetail mulai dari rumus hingga cara penerapannya baik di teks maupun pemrograman serta pentingnya bagi seorang penulis pemula hingga tingkat mahir!